DTKTKUKM Basel Support Sentra Kuliner Menjadi Wadah UKM Basel

Oleh : Nopraanda Putra

TOBOALI, LASPELA – Dengan dibangunnya sentra kuliner di kawasan Pantai Batu Kapur, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan memberi efek positif kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Basel untuk menjajakan makanan kuliner olahan laut Basel.

Diketahui, saat ini pembangunan sentra kuliner di kawasan Pantai Batu Kapur dalam masa on progres. Dan di targetkan selesai pada akhir tahun 2018 mendatang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Basel, Basu Priatna mengatakan sangat mendukung pembangunan sentra kuliner oleh Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) RI dengan bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Basel.

Menurutnya, dengan adanya sentra kuliner di Pantai Batu Kapur akan mendongkrak peningkatan perekonomian di Basel, apalagi Basel dikenal dengan penghasil tangkapan laut yang melimpah.

“Sangat baik, karena dengan ada sentra kuliner itu para pelaku UKM kita bisa bertambah maju dan berkembang usahanya,” kata Basu kepada wartawan, Senin (24/9).

Selain itu, berdirinya bangunan sentra kuliner itu nantinya tidak hanya menambah penghasilan para pelaku UKM juga, tetapi menjadi wadah bagi pelaku UKM untuk mengkreasikan jajanan kuliner olahan ikan kepada konsumen.

“Dengan adanya sentra tersebut, para pelaku UKM selain memudahkan konsumen dalam mencari kuliner khas Basel juga mempunyai tempat berjualan bagi pelaku UKM,” ujarnya.

Oleh karena itu ia menghimbau bagi para pelaku UKM di Basel yang belum mendapatkan lapak di sentra kuliner nantinya agar dapat menahan diri dan menunggu kesempatan lainnya.

“Karena keterbatasan lahan, di sentra kuliner hanya menampung delapan lapak bagi UKM dan bagi yang belum kebagian nantinya harap bisa bersabar,” tukasnya.

Sedangkan untuk pelaku UKM Basel yang mendapatkan lapak sentra kuliner itu, ia berharap pelaku UKM dapat menjaga dan memaksimalkan penjualannya.

“Harapan kita agara pelaku UKM yang nantinya akan berjualan di sentra kuliner dapat memanfaatkan dan menjaga dengan baik tempat tersebut, sehingga kebersihan terjaga dan konsumen juga tidak merasa terganggu dengan keadaan di sekitar,” harap Basu.

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: