Home / BANGKA BELITUNG / Sentra Kuliner Sarana Gemar Makan Ikan Masyarakat Basel

Sentra Kuliner Sarana Gemar Makan Ikan Masyarakat Basel

Oleh : Nopraanda Putra

*Dongkrak Pariwisata di Basel

TOBOALI, LASPELA – Dengan bakal dibangunnya sentra kuliner di kawasan Batu Kapur, Toboali oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) kabupaten Bangka Selatan (Basel) bertujuan sebagai sarana sosialisasi gemar makan ikan bagi masyarakat Basel.

Seperti dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Basel Suhadi bahwa pembangunan sentra kuliner itu dapat mendongkrak wisatawan ke Negeri Junjung Besaoh, terutama di sektor wisata kulinernya.

“Ini salah satu pendukung sektor pariwisata khususnya wisata bahari dan wisata kuliner, dan juga mendukung percepatan pembangunan didaerah (Basel,red),” kata Suhadi kepada wartawan, Jumat (7/9).

Menurutnya, Pemda Basel hanya bersifat mendukung atas pembangunan oleh KKP RI. Karena salah satu dukungan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan di kabupaten Basel.

“Ya setuju dan mendukung karena dengan dibangunnya sentra kuliner bisa mendukung dan mempercepat dalam peningkatan sektor wisata di Basel,” tutur Suhadi.

Adapun pembangunan sentra kuliner menggunakan lahan seluas 680 meter persegi dengan menampung 8 lapak untuk para pelaku UKM.

“Luas pembangunan sentra kuliner hanya ukuran 17 x 40 m, dan menampung 8 lapak untuk UKM di Basel,” ujar Suhadi.

Untuk pembangunan tersebut, lanjut Suhadi KKP RI akan menyiapkan anggaran dari APBN lebih dari satu miliaran rupiah.

“Dana dipagu anggaran kurang lebih 1,6 Miliar dari serapan APBN dana Kementerian Kelautan dan Perikanan,” tukasnya.

Oleh karena itu, Suhadi berharap dengan adanya sentra kuliner bisa mendukung peningkatan konsumsi ikan serta mempercepat program kepariwisataan di Basel.

“Adanya sentra kuliner ini kita berharap dapat memberi multi efect yang positif dan juga berharap masyarakat dapat lebih budayakan gemar makan ikan, agar dapat meningkatkan kecerdasan di generasi muda mendatang,” harapnya.

About noprandaa

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish