DONE

Jumlah Peserta Lagu Melayu HUT kota Muntok ke – 284 Dibatasi

MUNTOK, LASPELA – Lomba Lagu Melayu termasuk salah satu lomba yang selalu mewarnai Festival Jiran Nusantara HUT Kota Muntok. Untuk HUT kota Muntok ke – 284 tahun 2018 ini, jumlah peserta Lomba Lagu Melayu dibatasi mengingat terbatasnya waktu dan tingginya animo masyarakat untuk mengikuti lomba.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Bangka Barat, pelaksanaan Festival Jiran Nusantara HUT kota Muntok kali ini hanya tiga hari ( 6-8/8 ), sedangkan untuk Lomba Lagu Melayu, pelaksanaan lombanya hanya satu hari. Karena itulah jumlah peserta terpaksa harus dibatasi.

” Secara menyeluruh, jadi untuk peserta kami mohon maaf dari khususnya Dinas Pariwisata, karena peserta Lomba Lagu Melayu kita batasi dari 30-35 peserta karena mengingat waktu yang disediakan cuma satu hari, ” ujar Syahrul Effendi, usai rapat persiapan, Kamis ( 30/8/2018 ) di ruang kerjanya.

Syahrul mengatakan, untuk para juri dirinya menekankan untuk bersikap profesional dan sportif dalam penjurian untuk menghindari ketidakpuasan para peserta.

Disamping lagu – lagu melayu yang sudah familiar dan populer, empat lagu karya musisi kota Muntok juga dimasukkan dalam daftar lagu pilihan yang akan dinyanyikan para peserta. Keempat lagu – lagu tersebut yakni, Pantun Rindu karya S. Boeddy dan Chamcie Abiem, Benteng Kute Seribu karya Gusti Perdana, Negeri Berbudi karya Erik dan Selembar Undangan karya Chamcie Abiem. ( SK )

Share :

Baca Juga

KABUPATEN BANGKA BARAT

HKTI Babar Bagikan Sembako kepada Masyarakat yang Terdampak Covid-19

EKO-BISNIS

Realisasi Pajak Tiap Tahun Minim, Sekda Ngaku Pemkot Lalai

HEADLINE

Gubernur Ajak Masyarakat Laporkan SPT Pajak Tahunan

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Pandemi Covid-19, Komisi IV DPRD Babel Serius Tangani Dunia Pendidikan

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Tabel IRIO 2016 BPS Sumber Informasi Penting Pembangunan Babel

HEADLINE

Molen Ingatkan CPNS yang Dilantik Jangan Terpapar Radikalisme

FOTO PARIWISATA

Rahasia Sonia Menjadi Puteri Indonesia 2018

EDU-BUDAYA

Peringati HPN 2018, Pokja Jurnalis Basel Gelar Workshop dan Diskusi Publik
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: