Home / BANGKA BELITUNG / Sukses TCOF Season III, Pemkab Basel Gelar Wisata Kuliner “Budaya Bakar Ikan Selangit Satu Ton ke 2”

Sukses TCOF Season III, Pemkab Basel Gelar Wisata Kuliner “Budaya Bakar Ikan Selangit Satu Ton ke 2”

Oleh : Nopraanda Putra

*Salah Satu Rangkaian TCOF season III

TOBOALI, LASPELA – Setelah sukses menggelarkan 16 rangkaian event wisata Toboali City On Fire (TCOF) season III tahun 2018, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) kembali menggelarkan event wisata kuliner pada acara “Budaya Bakar Ikan Selangit Satu Ton ke 2” yang juga masuk dalam rangkaian acara event wisata nasional teresebut pada Minggu (5/8) di desa Tukak, Kabupaten Basel.

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer, Wabup Riza Herdavid, Kadis Pariwisata Babel Rivai, ketua DPRD Basel Sipioni, Kapolres Basel AKBP. Aris Sulistyono, Danposmat TNI AL Toboali Syamsudin, ketua TP Pkk Basel Ekawati Justiar, kepala OPD se Basel, Kades Tukak Syamsudin, ketua Askab Basel Aditya Pradana Noer.

Dikatakan Justiar, budaya bakar ikan sebanyak 1 ton oleh perangkat desa Tukak ini untuk meningkatkan konsumsi ikan, karena ada keterikatan antara kebiasaan mengkonsumsi ikan dengan tingkat kecerdasan.

“Tentu saja tujuannya bukan itu saja, tapi juga untuk memikat wisatawan agar berkunjung ke desa Tukak khususnya dan Negeri Junjung Besaoh umumnya,” kata Justiar disela-sela pembukaan acara budaya bakar ikan di desa Tukak.

Ia juga mengungkapkan kegiatan bakar dan konsumsi ikan ini dapat terselenggara dengan rutin setiap tahunnya dan menjadi salah satu icon wisata kuliner di desa Tukak, kecamatan Tukak Sadai, kabupaten Bangka Selatan.

“Sebagai daerah yang mempunyai potensi dibidang perikanan dan potensi wisata yang sangat menarik, alangkah baiknya apabila setiap kegiatan yang diselenggarakan mampu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarkaat sekitar khususnya dan masyarakat Bangka Selatan secara umumnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap dukungan dan partisipasi semua lapisan masyarakat untuk menjaga situasi dan kondisi wisata di Bangka Selatan agar spot-spot wisata dapat terlestarikan dengan baik sesuai dengan moto Bangka Selatan mandiri dan berdaya saing.

“Saya berharapan dukungan dan partisipasi semua lapisan masyarakat, mari bersama-sama menjaga situasi dan kondisi di wilayah kecamatan Tukak Sadai, sehingga tetap kondusif serta tidak mudah terpancing isu-isu menyesatkan dan juga meningkatkan etos kerja, disiplin dan pengabdian sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar pembangunan kabupaten Bangka Selatan tetap terus berjalan,” harap Justiar.

About noprandaa

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish