MAHASISWA KKN UBB MULAI TATA TANJUNG KEMIRAI

BANGKA SELATAN, LASPELA – Memasuki mingu kedua, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bangka Belitung (UBB) Desa Pasirputih siap mulai menata Pantai Tanjung Kemirai. Penataan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan mereka mengembangkan pantai ini sebagai destinasi wisata baru di wilayah itu. Hal ini disampaikan oleh Indra Guzani, mahasiswa hukum yang menjadi salah seorang koordinator program saat menyambut kedatangan Zamroni, Camat Tukak Sadai saat berkunjung ke lokasi, Sabtu (20/072018).

Ditambahkan oleh Indra, dengan adanya program perintisan Pantai Tanjung Kemirai ini, harapannya dapat menambah daftar destinasi wisata di Bangka Selatan, khususnya di Desa Pasirputih. Apalagi, menurut informasi yang mereka terima sebelum maupun selama pelaksanaan KKN, tujuan wisata di desa itu selama ini hanya berpusat ke Pantai Tanjung Kerasa saja.

“Masyarakat butuh pilihan untuk didatangi, untuk itulah melalui KKN ini kami mencoba membantu melalui program seperti ini,”jelasnya.

Penataan Pantai Tanjung Kemirai sudah dilakukan beberapa hari sejak mereka tiba di lokasi KKN, diawali dengan membersihkan pantai di sejumlah titik, lalu menentukan tempat-tempat yang akan kami dirikan beberapa pondok, ayunan dan spot selfie, serta sarana pendukung yang lain.

“Selain itu, akan dilakukan penamaan terhadap tanaman yang ada di di sekitar pantai dengan nama latin dan nama lokal. Jadi, wisatawan yang datang bukan hanya menikmati keindaahan pantai, tapi juga menambah ilmu pengetahuan,” tambah Indra.

Sementera itu, apresiasi terhadap mahasiswa diberikan Camat Tukak Sadai Zamroni, dalam kunjungannya ke lokasi, Sabtu (21/07). Apalagi menurutnya Pasirputih mempunyai banyak tempat yang menarik namun belum terjamah. Untuk itu pihaknya sangat mendukung penuh program-program KKN UBB Pasirputih dan membuka peluang jika ada hal-hal yang ingin dikoordinasikan kepada pihak kecamatan.

“Dengan adanya adik-adik mahasiswa KKN UBB, ia berharap Desa Pasirputih semakin dikenal khalayak ramai dengan keindahan alamnya, termasuk adat istiadat yang dimiliki,” tandasnya. (*)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: