Home / BANGKA BELITUNG / Dwi Bidari, SPC Babel dan LASPELA Group Sukses Gelar “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” Selama Bulan Ramadhan

Dwi Bidari, SPC Babel dan LASPELA Group Sukses Gelar “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” Selama Bulan Ramadhan

  • Agus Ismunarno : Dwi Bidari adalah Sosok Anak Remaja yang Peduli terhadap Sesama dan Patut Dicontoh

PANGKALPINANG, LASPELA – Bulan yang penuh berkah kali ini menjadi kado terindah bagi puluhan anak yatim piatu menerima santunan dari kegiatan “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” yang digagas oleh Dwi Bidari, SPC Babel dengan menggandeng LASPELA Group (Media Satya Negeri Laskar Pelangi, Tabloid CION, Negerilaskarpelangi.com) sebagai media partner.

Dwi Bidari selaku penggagas kegiatan ini mengatakan pemberian santuan kepada anak yatim piatu ini sebanyak 20 orang, yang mana bukan dari panti asuhan melainkan di survei anak yatim dan piatu yang bersekolah. Dan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya selama bulan Ramadhan.

“Anak yatim piatu ini bukan kita datangkan dari panti asuhan tetapi kita survei anak-anak ini yang bersekolah. Dimana sebanyak 20 anak yatim dari Pangkalpinang yang menerima santunan ini berupa alat-alat sekolah,”ujarnya.

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur dan LASPELA sebagai media partner yang telah membantu kegiatan “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” di bulan suci Ramadhan yang mana selama bulan puasa ini untuk yang ketiga kalinya memberikan santunan kepada anak yatim.

“Untuk kali ini kami memberikan santunan kepada anak yatim berupa peralatan sekolah mulai dari tas, sepatu, buku, pulpen dan lain sebagainya, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan adek-adek yang sudah berkenan untuk datang ke sini (Kantor LASPELA Group_ red),” ucapnya seraya menambahkan bahwa kegiatan terakhir akan dilaksanakn di Rumah Singgah Muara Kasih Bunda pada Senin (11/6/2018).

Sementara itu, Pimpinan LASPELA Group, Agus Ismunarno memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dwi Bidari dalam mensukseskan kegiatan “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” ini.

“Melalui kegiatan yang mulia ini tentu merupakan hal yang sangat positif dan akan merasakan kekuatan saling berbagi dan kekuatan saling memberi. Bukan dari pengusaha yang memberi kepada anak yatim ini tetapi melalui kegiatan ini kita dapat mendorong masyarakat bahkan remaja-remaja untuk saling peduli dan memberi kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan,” ungkapnya.

Agus mengungkapkan, melalui kegiatan yang di gagas Dwi Bidari ini diharapkan kedepan dapat menjadi contoh untuk remaja-remaja yang ada di Bangka Belitung untuk saling peduli.

“Santunan ini bukan berupa uang atau sembako melainkan peralatan sekolah yang merupakan simbol bahwa anak-anak kita ini bahwa banyak yang mendoakan dan merestui akan menjadi anak-anak bagi masa depan nusa dan bangsa mendatang,” jelasnya.

“Diharapkan kegiatan ini tidak berhenti sampai disini saja tapi di jadikan agenda rutin tiap tahunnya, agar anak-anak yatim piatu ini ada yang peduli,” tambahnya.

Siti Hadijah (52) yang merupakan orang tua dari Oktavia Ramadani (13), mengatakan dengan adanya bantuan ini sangat berharga karena sedikit bisa membantu mengurangi apa yang menjadi beban perekonomian saat ini.

“Bagi pribadi saya adanya santunan berupa alat tulis ini sangat membantu dan berharga, karena kami tidak bingung lagi untuk membeli peralatan sekolah. Untuk itu saya ucapkan banyak-banyak terima kasih yang telah peduli kepada anak saya,”

Siti Hadijah yang sehari-hari hanya bekerja mengambil sapu lidi dengan menghidupi 4 orang anaknya merasa sangat terharu menerima santunan yang digagas Dwi Bidari ini.

“Karena selama ini saya tidak pernah menerima bantuan dari para dermawan. Tentu ini sangat membantu saya dengan adanya santunan ini, mengingat penghasilan saya yang tidak seberapa yakni selama 2 minggu hanya mencapai 100-200 ribu itupun kalau cuaca mendukung tidak hujan, kalau hujan tidak ada pemasukan sama sekali,” ungkapnya.

Perlu diketahui, pada Senin (11/6/2018) kegiatan “Menggembirakan Anak Yatim Piatu” ini terakhir ditutup pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu di Rumah Singgah Muara Kasih Bunda Pangkalpinang. Pada kegiatan keempat kali atau terakhir ini diawali terlebih dahulu buka bersama dan dilanjutkan pembagian santunan.(Wa/Ar)

About Isromi LASPELA

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish