Home / HEADLINE / Final Liga Champions, Madrid Vs Liverpool: Menanti Adu Tajam Ronaldo Vs Salah
Bintang Liverpool, Moh. Salah dan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo | Istimewa

Final Liga Champions, Madrid Vs Liverpool: Menanti Adu Tajam Ronaldo Vs Salah

LASPELA, SPORT– Final Liga Champions edisi ke-63 akan digelar di Kota Kiev, Ukraina, pada Sabtu, 26 Mei 2018 atau Minggu pukul 01.45 WIB. Juara bertahan Liga Champions, Real Madrid akan meladeni tantangan jagoan sepak bola Inggris, Liverpool FC.

Real Madrid memang masih menyandang status Raja Eropa setelah merebut dua gelar Liga Champions berturut-turut. Kini, Los Blancos punya peluang mempertahankan status tersebut, sekaligus meraih trofi ketiga jika mampu mengalahkan Liverpool malam nanti.

Namun, rencana ini tidak akan mudah sebab The Reds-julukan Liverpool, datang ke Ibu Kota Ukraina bukan tanpa motivasi.

Pasukan Juergen Klopp berambisi menyetop hegemoni Real di Eropa, dan memenangkan mahkota Liga Champions untuk keenam kalinya. Menarik untuk menanti adu tajam dua bintang fenomenal dari dua kubu, Ronaldo dan Moh. Salah.

Kendati demikian, yang perlu dicatat, Real memiliki banyak pengalaman di partai final, dan rata-rata berakhir sukacita. Besok akan menjadi final keempat Real dalam lima tahun terakhir. Sebelumnya, Real dua kali menaklukkan rival sekotanya Atletico Madrid, serta menumbangkan Juventus.

Namun, Liverpool adalah tim yang berbeda dari dua lawan Real di final sebelumnya. Liverpool memiliki bakat menyerang yang luar biasa dengan kehadiran trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.

Liverpool telah mengumpulkan 46 gol di semua pertandingan Liga Champions musim ini, 11 di antaranya dicetak Salah (termasuk babak playoff). Salah kini sudah membukukan 44 gol di semua kompetisi.

“Jika kami memenangkan (Liga Champions), perjalanan ke Kiev dan final ini akan menjadi salah satu yang luar biasa yang pernah ada. Sejauh ini, itu sudah luar biasa,” kata Klopp seperti dikutip LASPELA dari Harnas.

Namun, babak final bagi Klopp bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Sebab, Klopp telah menderita lima kekalahan di final turnamen besar dalam kariernya sebagai pelatih, termasuk di Liga Champions 2013 ketika Borussia Dortmund menyerah dari Bayern Munich, dan Liverpool yang kalah dari Sevilla di Liga Europa 2016.

Selain Klopp, tak ada satu pun dari skuad Liverpool yang pernah bermain di final Liga Champions, yang menunjukkan minimnya pengalaman jika dibandingkan skuad Real Madrid. Namun, Klopp tahu betul jika pasukan Zinedine Zidane tidak akan meremehkan timnya.

“Apakah Real Madrid berpikir, ‘terima kasih Tuhan itu Liverpool?’ Saya tidak bisa membayangkan itu,” kata Klopp.

Di sisi lain, Real bisa menjadi tim pertama yang mengangkat trofi kejuaraan Eropa sejak Bayern melakukannya pada 1976. Cristiano Ronaldo juga dapat meraih gelar Liga Champions kelimanya, sekaligus memperbesar kans Ballon d’Or. Zidane pun di ambang kemenangan ketiga Liga Champions secara berturut-turut sebagai pelatih.

“Kami telah membuat sejarah dan kami ingin terus melakukannya. Itu akan luar biasa. Saya masih tidak habis pikir kami bisa melakukannya. Dengan pengalaman, kami tahu betapa sulitnya ini,” kata bek Real Raphael Varane kepada Marca.

Editor: Stefanus H. Lopis

 

About stefanuslopis

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish