DONE

BPJ : Mencapai Kesuksesan Butuh Proses

  • Yayasan BPJ Peduli – BEM STIE Pertiba Gelar Seminar Kewirausahaan

PANGKALPINANG, LASPELA – Yayasan BPJ Peduli bekerja sama dengan BEM STIE Pertiba menggelar seminar kewirausahaan untuk mendorong jiwa entrepreneur dikalangan mahasiswa dan pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan seminar tersebut mengusung tema “Menumbuh Kembangkan Jiwa Kewirausahaan Dalam Menyongsong Bonus Demografi di Bumi Serumpun Sebalai”, yang berlangsung di Auditorium STIE pertiba Pangkalpinang, Kamis (8/3/2018)

Ketua STIE Pertiba, Wargianto dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya seminar kewirausahaan di Kampus Pertiba. Ini membuktikan kampus Pertiba memberikan andil langsung dalam mencetak jiwa kewirausahaan di Bumi Serumpun Sebalai.

“Saya sangat gembira bisa berkumpul dengan mahasiswa dan pelajar di Babel, Pertiba ingin memberikan andil langsung untuk mencetak pengusaha pemula,” katanya kepada peserta.

Lanjutnya, bangsa yang maju adalah bangsa yang banyak menghasilkan pengusaha.

“Maka dari itu, melalui program ini kami sangat mengharapkan para pelajar dan mahasiswa bisa jadi pengusaha,” harapnya.

Sementara, Bambang Patijaya adalah salah satu pemateri mengatakan bahwa pada Tahun 2030 -2040, Indonesia akan meningkat signifikan usia angkatan kerja produktif dan harus siap menghadapinya.

” Bonus demografi apabila dikelola dengan baik akan jadi aset, tapi apabila tidak bisa mengendalikannya maka akan jadi momok bagi bangsa ini. Nah, untuk itu, kita harus meningkatkan kualitas,” ucapnya saat mengisi seminar.

Sementara itu, kata BPJ bahwa mencapai kesuksesan itu butuh proses panjang. Bicara masalah ekonomi dan wirausaha kita harus terukur, terstruktur, kreatif dan inovatif

” Wirausaha itu orang yang berani mengambil resiko, serta memiliki kreatifitas dan inovasi untuk membuka usaha pada berbagai kesempatan. Maka itu, untuk mencapai kesuksesan diperlukan proses yang panjang, tangguh dan pantang menyerah,” terang Bambang.

Lanjutnya, permasalahan wirausaha muda untuk membuka usaha dan memulai bisnis itu yakni tidak berpengalaman, modal yang terbatas, pembukuan tidak rapi dan tidak sabar.

” Untuk itu, permasalahan tadi yang diuraikan harus dipikirkan dan ilmu ekonomi benar-benar diterapkan dan jangan malu bertanya sama orang lain yang usahanya sudah sukses,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, pemateri berasal dari institusi dan berlatar belakang yang kompeten dibidangnya yakni Bambang Patijaya, SE, MM (Pengusaha), Ir. Hj. Elfiyena (Kadis Koperasi dan UMKM Babel), Arief Budiman (Perbankan) dan H. Maulai Ahadi, SE, MM (Dispora). Peserta berasal dari Mahasiswa dan Pelajar di berbagai kampus dan sekolah di Bangka Belitung.(Ar)

Share :

Baca Juga

KABUPATEN BANGKA SELATAN

Sesuai Permenpan RI, Pemkab Basel Berlakukan 32,50 Jam Kerja per Minggu

KABUPATEN BELITUNG

Polres Belitung Bagikan 1000 Takjil

EDU-BUDAYA

FH UBB Kerja Sama dengan KPK Soal Pendidikan Anti Korupsi

HEADLINE

Buka Turnamen Persahabatan, Riza : Kita Cari Keringat

KABUPATEN BELITUNG

BRIMOLA dan BRIZZI Diluncurkan, Gubernur Erzaldi Diapresiasi Sebagai Pelopor

KABUPATEN BANGKA TENGAH

Maryam Sebut KLB Sumut Abal-Abal

Kumpulan Berita Bangka Belitung

267 Unit Rumah Warga Akan Dibedah Di Tahun 2020

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Erzaldi : Tahun 2021 Pemprov Babel Bersama Kabupaten/Kota Targetkan 25.000 Hektare Sawah
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: