Home / BANGKA BELITUNG / Bupati Babar Minta Pesta Adat Desa Kundi Bersatu Dikemas Lebih Menarik
Bupati Bangka Barat, Drs. H.Parhan Ali, M.M (dua kiri) dan Wakil Bupati Bangka Barat Markus, S.H (dua kanan) ketika menghadiri Pesta Adat Desa Kundi Bersatu Tahun 2017 di Balai Desa Kundi, Minggu 20 Agustus 2017. (foto: Ist)

Bupati Babar Minta Pesta Adat Desa Kundi Bersatu Dikemas Lebih Menarik

SIMPANGTERITIP, LASPELA- Perayaan Pesta Adat Desa Kundi Bersatu Tahun 2017 berlangsung semarak di Balai Desa Kundi, Minggu 20 Agustus 2017.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB  tersebut diawali arak-arakan kendaraan hias ditumpangi oleh peserta khitanan massal. Khitanan massal itu dilaksanakan sejak fajar hari itu juga.

Acara itu juga dimeriahkan dengan pergelaran seni tari, pencak silat kampung, dan musik dambus.

Dengan tema “Yo Gek Gerei ke Kapong Kamei” yang artinya “Ayo Pergi Main ke Kampung Kami”, pesta adat Kundi Bersatu ini merupakan tradisi tahunan yang diselenggarkan tiga desa, yaitu Desa Kundi, Desa Bukit Terak, dan Desa Air Menduyung.

Pesta adat ini merupakan wujud sedekah dan syukur atas hasil panen yang telah diraih tahun ini.

Turut hadir dalam perayaan itu perwakilan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Biro Kesejahteraan Umum  H. Asyraf Suryadin, Bupati Bangka Barat Drs. H.Parhan Ali, M.M., Wakil Bupati Bangka Barat Markus, S.H., Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniady, Danramil Muntok Sahudi, dan Perwakilan Polres Muntok.

Selain itu juga hadir Kepala Desa Kundi, Desa Bukit Terak, Desa Air Menduyung, Camat Simpangteritip, Camat Muntok, Pimpinan OPD, serta tokoh adat dan masyarakat Kecamatan Simpangteritip.

Bupati Bangka Barat, Drs. H. Parhan Ali, M.M. berharap, pesta adat Desa Kundi Bersatu ini di tahun-tahun mendatang dapat lebih ditingkatkan dan lebih menarik lagi dalam penyelenggaraannya sehingga mampu menarik minat masyarakat yang berkunjung dari luar Kabupaten bahkan nasional.

Dalam acara itu juga, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bantuan uang operasional kepada Masjid Baitul Muttaqin, sebesar 15 juta rupiah. (ril/stf)

Editor: Stefanus H. Lopis

 

About stefanuslopis

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: