Home / EKO-BISNIS / Presiden Bicara Rumitnya Perizinan untuk Pengembang
Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri saat menghadiri acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, Jumat (11/8).

Presiden Bicara Rumitnya Perizinan untuk Pengembang

Presiden Joko Widodo membuka acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, Jumat (11/8).  Kehadiran Presiden bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono. Pada acara tersebut, Joko Widodo resmi membuka pameran yang bertajuk KPR BTN Merdeka.

Dalam acara tersebut, Presiden membahas permasalahan bagi para pengembang yang akan membangun perumahan, khususnya bagi para pengembang yang ingin membangun perumahan bersubsidi.

Menurutnya, salah satu permasalahan yang paling sering dihadapi ialah seputar perizinan, dan ini masih sering dihadapi dari dahulu.

“Saya sangat senang sekali tadi, diberikan piala penghargaan kepada gubernur, walikota, bupati karena urusan perizinan terkait perumahan dapat terselesaikan dengan sangat cepat. Daerah yang juga sudah melakukan hal yang sama ini perlu diapresiasi. Saya kira ini sudah kuno sekali kalau ngurus izin sehari atau minggu sangat kuno. Malu-maluin lagi sampai berbulan-bulan,” ucap Pria yang akrab disapa Jokowi ini.

Menurutnya, ini permasalahan yang cukup serius, apalagi saat ini Joko Widodo sedang memprioritaskan pembangunan perumahan bersubsidi. “Ini masalah konkret, saya dengar apalagi yang sedang mengembangkan perumahan bersubsidi,” ujarnya.

Dirinya juga mengetahui terkait persoalan perizinan yang memang tidak mudah di beberapa daerah. Maka dari itu, dirinya akan mengapresiasi kepada kepala daerah yang mempermudah para pengembang dalam membangun perumahan bersubsidi.

“Saya tahu Gubernur dan Walikota tidak mudah. Oleh sebab itu, saya sangat menghargai sekali dalam mempercepat pembangunan perumahan dengan izin secepatnya (untuk) pengusaha-pengusaha dan pengembang-pengembang properti yang ada di provinsi, kabupaten, dan kota yang ada di daerah-daerah,” lanjutnya.

Dirinya juga menambahkan, tidak hanya penghargaan dalam bentuk piala ataupun piagam, melainkan pihak-pihak terkait seperti Kementerian PUPR dan Kementerian BUMN memberikan apresiasi dalam bentuk lebih, seperti pengembangan dan perbaikan fasilitas disetiap daerah-daerah.

“Saya titip untuk Pak Menteri PUPR dan Ibu Menteri BUMN. Untuk gubernur dan walikota jangan hanya diberi piala, berikan dong program-program yang jalannya rusak. BUMN juga sama, airport-airport yang milik Angkasa Pura yang perlu di-gede-in Bupati Walikota diberi, masa piala saja. Pak Bupati dan Walikota sudah bosan dengan piala,” ucap Presiden Joko Widodo. (Ant)

 

About stefanuslopis

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: