Home / BANGKA BELITUNG / Para Tokoh Berkumpul Bicarakan Kemajuan Belitung
Para tokoh se-Belitung saat menggelar pertemuan, Senin (7/8/2017). Foto: Junianto

Para Tokoh Berkumpul Bicarakan Kemajuan Belitung

TANJUNGPANDAN, LASPELA- Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh elite politik duduk bersama satu meja, Senin (7/8/2017), guna membicarakan perkembangan dinamika politik di Belitung serta solusi permasalahan untuk kemajuan Negeri Laskar Pelangi ke depanya.

Pertemuan ini juga membahas wacana pembentukan koalisi parpol bayangan untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018-2023 mendatang.

Hadir pada kesempatan ini, HJ Muhtar Motong, H. Suhadi Hasan, H.A Rani Rasid, H.Sukron, Drs H.Arham armuza, Suhari Sahar, Yudi Bandrun, Heri, H.Ardiansyah, Marwan Putra Pajar, Diki, Tirta, Muzakir, Fahrodin, Zulfan Afan, Ahmadi dulkasan dan sejumlah tokoh politik.

Pada diskusi bersama ini, tokoh-tokoh masyarakat tersebut saling mengutarakan masukan, saran, dan harapan untuk kemajuan Belitung kedepanya.

H Muhtar Motong mengatakan, Silaturrahmi merupakan salah satu modal besar dalam menata kehidupan dan membangun suatu daerah yang lebih baik lagi ke depan.

“Momen seperti ini sudah sangat langka dan saya sangat merindukan momen kebersamaan seperti ini,” ujar pria yang akrap disapa Tare itu.

Menurut Tare, Pulau Belitung adalah pulau yang Rahmatan lil alamin dengan anugrah yang begitu besar yang diberikan oleh Sang Pencipta seperti pantai, batu- granit yang indah, seni dan budaya, tradisi dan kekayaan biota laut.

Tentunya hal itu bisa memberikan manfaat begitu besar kepada masyarakat Belitung jika potensi tersebut ditata, dikelola, dan dikemas dengan baik dan terstruktur.

“Tinggal kita mengelolanya dengan baik dan itu akan memberikan PAD yang baik pula kepada daerah serta kesempatan kerja yang begitu luas bagi masyarakat belitung,”ucapnya.

Sementara itu, Arham Armuza mengatakan, untuk ke depanya Kabupaten Belitung harus mempunyai sosok seorang pemimpin yang sesuai dan bisa mengembangkan potensi daerah yang dimiliki khususnya potensi pariwisata dan kelautan.

“Pemimpin daerah ke depan harus betul-betul matang visi dan misinya dan itu harus disosialisasikan kepada masyarakat dan dibuktikan, sehingga ketika masyarakat memilih itu yakin dan percaya karena visi dan misi kerjanya untuk membawa Belitung lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurut dia, tantangan lain untuk Belitung ke depan yaitu bandara internasional yang sudah ditetapkan secara politis.

Karena itu, pimpinan daerah ke depanya harus sudah mempunyai pemikiran untuk bagaimana hal yang politis itu menjadi realita. Jangan sampai status Bandara Internasional HAS Hanandjoedin dialihkan ke daerah lain sebab itu bagian dari kemajuan dunia pariwisata.

“Saya mengharapkan pemimpin ke depanya memiliki visi yang sangat jelas, real langkah-langkah untuk kemajuan pariwisata dan daerah Belitung ke depanya,” tandasnya.

Sedangkan Decky Siswoyo menilai, silaturahmi ini sangat perlu. Apa lagi, adanya tokoh-tokoh masyarakat yang sudah senior sehingga, ada pencerahan, pembelajaran, pengetahuan dari mereka dalam hal  memajukan Belitung.

Lantas Ia mengatakan, justru semangat ini timbul dengan adanya masukan dan saran dari tokoh orang tua ini, agar regenasi ke depan ada, yaitu sebuah prinsip yang harus dibangun untuk kemajuan Belitung.

“Kita di sini membicarakan Belitung secara keseluruhan, ketika memang ada koalisi bayangan dan sudah siap pasti akan kita konfirmasi namun sekarang ini baru wacana. Ke depan kita tidak bisa membicarakan bahwa sekarang ini tidak baik, ini baik tapi, harus lebih baik lagi dari hari kemarin,” tukasnya. (Junianto) 

Editor: Stefanus H. Lopis

 

About stefanuslopis

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: