Tanjung Binga: Eksportir Ikan Terbesar di Belitung 

Seorang ibu di Tanjung Binga terlihat sedang menjemur ikan asin di pekarangan rumahnya. (foto: Jun)

Seorang ibu di Tanjung Binga terlihat sedang menjemur ikan asin di pekarangan rumahnya. (foto: Jun)

SIJUK, LASPELA– Tanjung Binga merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Desa ini memiliki berbagai potensi yang menarik bagi wisatawan selain potensi wisatanya, juga potensi ikan asinnya.

Kepala Desa Tanjung Binga, Tarappe, ditemui LASPELA mengatakan, rata-rata warganya adalah nelayan. Maka perkampungan ini pun sering disebut kampong nelayan.

Desa Tanjung Binga menjadi desa eksportir ikan asin terbesar di Belitung. Dalan satu bulan saja, ada sekitar 50 ton ikan asin kering siap ekspor.

Produksi itu belum ditambah produksi untuk kebutuhan lokal. Ikan asin Tanjung Binga dikemas setengah jadi untuk dikirim ke supermarket di Jakarta.

Meskipun potensi desa itu mampu menyejahterakan masyarakat setempat, namun Tarappe mengaku produk ikan asin Tanjung Binga belum punya kemasan menarik yang pastinya berdampak pada tingginya harga jual di pasaran.

Baca Juga  Gubernur Audiensi Bersama Mensos Risma, Ungkap Kesiapan Babel Tuan Rumah HKSN 2021

Kades yang baru beberapa bulan dilantik ini berencana membangun galeri untuk memasarkan produk lokal Tanjung Binga.

“Kenapa tidak kita manfaatkan potensi ini untuk menaikan harga jual. Apalagi desa kita sering dikunjungi wisatawan,” tanyanya retoris.

Pantauan LASPELA, bicara potensi Tanjung Binga tak hanya soal ikan asin semata. Desa ini juga pengekspor ikan kukus terbesar di Belitung.

Sebulan produksinya melebihi 10 ton untuk dikirim ke Pontianak.

Tanjung Binga juga saat ini berbenah menuju desa wisata dengan memanfaatkan kapal nelayan sebagai alat transportasi ke pulau-pulau sekitar.

Baca Juga  Gubernur Jambi Kagumi Keberhasilan Babel Tingkatkan Ekonomi di Masa Pandemi

Tanjung Binga memang punya akses lebih dekat jika ingin ke pulau Lengkuas, pulau Burung, dan pulau Kepayang.

Selama ini, nelayan Tanjung Binga hanya memanfaatkan kapal untuk melaut. Beda dengan nelayan di Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi.

“Potensi ini bukan kita tidak tahu. Tapi karena warga lebih banyak melaut,” tegasnya.

Saking singkatnya, tiga pulau menawan itu dapat dilihat langsung dari dermaga nelayan. Tentunya ini akan menjadi pilihan, dengan akses yang singkat sudah pasti lebih murah.

Reporter: Junianto
Editor     : Stefanus H. Lopis 

Share :

Baca Juga

KABUPATEN BANGKA

Pasien Covid-19 di Bangka Meninggal Dunia, Mulkan Ucapkan Belasungkawa

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Basarnas Fokus Pengamanan di Tiga Titik Wilayah

EDU-BUDAYA

Tangkal Radikalisme dan Terorisme Lewat Dialog

KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Wabup Beltim Minta Semua Saling Menghormati Agar Beltim Tetap Zona Hijau

INTERNASIONAL

Status PDP Meninggal di Toboali Ditunggu, Supriyadi: Mudah mudahan Besok Hasilnya Keluar

KABUPATEN BANGKA SELATAN

Jelang Pilkada Basel, Bawaslu Imbau Kades dan Perangkat Desa Tak Bermain Politik Praktis

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Pemkot Pangkas Giat MTQ Jadi 3 Hari

KABUPATEN BANGKA TENGAH

24 Februari Batas Akhir Pencalonan Anggota PPS Bateng
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: