Home / NEWS /  Tips Sehat Hadapi Musim Hujan
Cuaca hujan (istimewa)

 Tips Sehat Hadapi Musim Hujan

LASPELA, TIPS- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan puncak musim hujan terjadi pada akhir Februari 2017 ini. Perkiraan tersebut mengindikasikan wilayah Indonesia akan terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Mikroorganisme berisiko lebih besar menyebabkan penyakit saat musim hujan tiba. Terlebih bila kondisi daya tahan tubuh turun, hingga gagal membentengi kesehatan tubuh. “Tentu kita harus mengantisipasi penurunan imunitas tubuh sedini mungkin, sehingga tetap sehat dan produktif di musim hujan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno, Kamis (16/2/2017).

Berikut tips sehat menghadapi musim hujan dari Kemenkes,

  1. Jaga Pola Makan

Masyarakat harus menjaga pola makan tetap di tiga kali sehari dengan dua kali selingan. Sedapat mungkin usahakan untuk sarapan yang memenuhi 15 hingga 30 persen kebutuhan gizi setiap hari. Waktu ideal sarapan adalah mulai bangun hingga pukul 9 pagi. Selanjutnya pastikan untuk mencukupi kebutuhan buah dan sayur sedikitnya 250 gram, atau setara satu mangkuk setiap hari.

  1. Olahraga

Musim hujan tak jadi alasan untuk absen olahraga setiap hari. Pastikan untuk melakukan olahraga sedikitnya 30 menit setiap hari. Olahraga mengaktifkan sel darah putih yang berperan penting dalam perlindungan tubuh. Olahraga merupakan cara sederhana dan mudah menjaga kesehatan tubuh. Tentunya olahraga yang dilakukan harus sesuai kebutuhan setiap hari.

  1. Jaga Kualitas Tidur

Tidur memungkinkan tubuh mendapat waktu untuk istirahat dan memulihkan kondisinya. Kecukupan tidur membantu tubuh berfungsi normal dan mengembalikan daya tahan, Hasilnya tubuh tak mudah sakit ketika musim hujan. Durasi tidur makin turun seiring pertambahan usia yaitu 10-13 jam untuk anak usia tiga hingga lima tahun, 8-10 jam untuk remaja usia 14 hingga 17 tahun, dan 7-9 jam untuk dewasa usia 26 hingga 64 tahun.

  1. Kelola stres

Tekanan dalam kegiatan setiap hari ternyata berisiko menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya tubuh mudah sakit saat kondisi lingkungan menurun. Manajemen stres dapat dilakukan dengan menenangkan diri melalui relaksasi.

Upaya relaksasi bisa dilakukan dengan membiarkan tubuh menerima rangsangan suara, bau, dan sentuhan yang menenangkan. Relaksasi dapat dilakukan terlepas dari lokasi dan waktu.

Sumber: harnas.co

 

 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: