Home / BANGKA BELITUNG / Bawaslu Didesak Proses Pelaku Money Politik di Pilkada Babel

Bawaslu Didesak Proses Pelaku Money Politik di Pilkada Babel

PANGKALPINANG,LASPELA – Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Melarat Peduli Pilkada Bersih Bangka Belitung, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu Bangka Belitung (Bawaslu Babel) untuk menindak tegas kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Babel yang terindikasi melakukan money politik.

Masyarakat Melarat menginginkan agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan baik tanpa adanya upaya pelanggaran dari masing-masing kandidat.

Apalagi diketahui beberapa waktu lalu salah satu kandidat Cagub nomor 4 diduga melakukan money politik dengan membagikan uang kepada masyarakat, yang disinyalir terjadi saat kampanye.

“Kami meminta Bawaslu dan KPU agar tetap bersih dan bekerja profesional demi menjaga marwah demokrasi di Negeri Serumpu Sebalai. Ini harus tetap dijaga,”ujar Koordinator Masyarakat Melarat, Bustomi Zulkifli didampingi anggotanya, Dipa, saat menggelar jumpa Pers, Selasa (6/2/2017).

Menurut Bustomi, puluhan massa mereka telah mendesak secara langsung dengan melakukan aksi demo ke KPU dan Bawaslu, Senin (5/2/2017).

Keinginan agar pilkada 15 Februari mendatang, katanya jangan sampai dinodai oleh kandidat maupun tim sukses.

“Kami mendesak Bawaslu untuk tegas tanpa tebang pilih menyikapi praktek money politik salah satu kandidat. Kepada penyelenggara pemilu, agar pasangan cagub dan cawagub yang terbukti money politik segera dianulir dan ditindak tegas. Bawaslu harus memberikan tindakan,”tegasnya.

Selain itu, Bustomi berharap agar masyarakat juga mendukung penyelenggara pemilu untuk menciptakan suasana politik yang baik dan bersih.

“Semua pihak harus menjaga. Kalau ada temuan pelanggaran harus dilaporkan dan ditindak. Jangan takut. Intinya kita tidak ingin ada money politik dalam pilkada di Babel, demi mendapatkan pemimpin terbaik,”tukasnya. (naf)

About Yudhie Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: