Home / BANGKA BELITUNG / Wujudkan Basel Smart City, DPM PPT SPRINDAG Wacanakan Layanan  “E-Government” 
Kepala DPM PPT SPRINDAG Basel, Muhamad.

Wujudkan Basel Smart City, DPM PPT SPRINDAG Wacanakan Layanan  “E-Government” 

TOBOALI, LASPELA– Dalam rangka memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terukur, serta untuk membantu mewujudkan Bangka Selatan (Basel) sebagai kota smart city, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPM PPT SPRINDAG) Basel mulai merencanakan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government).

e-government merupakan amanat Perda Kab. Basel tentang standarisasi pelayanan dan informasi publik di Negeri Junjung Besaoh tersebut.

Kepala DPM PPT SPRINDAG Basel, Muhamad, mengatakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Basel dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan IT, mulai dari jaringan internet sampai kepada desain website yang lebih memudahkan publik untuk mengakses sehingga dalam mengurus perijinan lebih simple, transparan, dan cepat serta mudah diakses.

“Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Kominfo dan kami juga baru mengusulkan dengan pihak penyedia BTS agar dapat mendirikan BTS di titik-titik yang kondisi sinyalnya masih jelek dan kawan-kawan di Bag.Perijinan juga masih mempersiapkan website sehingga publik lebih mudah mengakses layanan kita,” kata Muhamad kepada LASPELA, Senin (30/01/2017).

Tekan Praktik Pungli

Dengan diterapkannya layanan e-government, Muhamad berharap tidak ada lagi praktik pungli dalam pengurusan berbagai perijinan karena sistem pembayaran biaya perijinannya langsung di setor ke rekening kas daerah sehingga para pembuat ijin cukup melengkapi persyaratan sesuai yang tertera di website kemudian setelah lengkap tinggal diantar ke bagian perijinan beserta bukti pembayaran dari bank dan langsung diproses.

Ia juga mengatakan setelah berkas dinyatakan lengkap, pembuat ijin cukup menunggu 1-2 jam ijinnya sudah selesai terkecuali perijinan yang harus di survey dulu seperti Ijin gangguan (HO).

Dirinya juga menekankan agar dalam pelaksanaannya nanti tidak ada pegawainya yang coba-coba melakukan pungli. Karena apabila masih terjadi maka dirinya sendiri yang akan melaporkan  ke Tim Saber Pungli Basel.

“Saya tegaskan jangan coba-coba pungli, karena saya sendiri yang akan melaporkannya ke Tim Saber Pungli Basel,” katanya menegaskan.

Penulis: Wiwin Suseno
Editor  : Stefan H. Lopis 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: