Home / BANGKA BELITUNG / Gempa Bangka Dipicu Aktivitas Sesar Lokal 
Ilustrasi

Gempa Bangka Dipicu Aktivitas Sesar Lokal 

MUNTOK LASPELA-Pulau Bangka ternyata tidak bebas gempa bumi. Hari Jumat (27/01/2017) pukul 07.08.52 WIB, wilayah Pulau Bangka diguncang gempa bumi tektonik.

Hasil analisis BMKG Stasiun Geofisika Silaing Bawah Padang Panjang menunjukkan, gempa bumi terjadi dengan kekuatan M=4,1 Skala Richter.

Pusat gempa bumi terletak pada 1,91 LS dan 105,24 BT, tepatnya di darat Kabupaten Bangka Barat pada jarak 29 km arah barat daya Bangka Barat di kedalaman 10 km.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Silaing Bawah, Kota Padang Panjangi, Rahmat Triyono, ST, Dipl.Seis, M.Sc yang disampaikan ke media massa dan media sosial mengatakan, hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan  dirasakan di wilayah Pulau Bangka bagian barat pada skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI).

Gempa bumi tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga. Warga pun berlarian keluar rumah untuk menghindari kemungkinan tertimpa benda-benda yang terguncang atau runtuh.

Hasil monitoring BMKG hingga saat ini, kata Rahmat Triyono, belum terjadi gempa bumi susulan.

Ia mengimbau masyarakat Pulau Bangka  agar tetap tenang mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi Bangka yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif.

Secara tektonik, letak wilayah Pulau Bangka memang jauh dari sumber gempa utama, seperti subduksi lempeng dan sesar regional. Namun secara geologi wilayah Bangka terdapat sesar-sesar lokal.

Catatan gempa bumi di BMKG menunjukkan, Bangka juga pernah diguncang gempa bumi berkekuatan M=4.0 pada 30/08/2016 yang dirasakan di sebagian Pulau Bangka bagian utara.

Sebelum itu, pada wilayah ini juga pernah terjadi gempa bumi dengan M=4,8 SR, berkedalaman dangkal yang menimbulkan kerusakan ringan pada 2 Desember 2007 silam.

Gempa 2007 ini cukup kuat dan diikuti dengan 5 kali kejadian gempa bumi susulan (aftershocks).

Data kegempaan setempat memang menunjukkan bahwa wilayah Bangka termasuk kawasan dengan tingkat aktivitas kegempaan rendah. Tetapi dengan keberadaan beberapa sesar di wilayah ini, menjadikan Bangka bukanlah daerah yang benar-benar aman dari gempa bumi. (ags)

Sumber: BMKG PKP                       

 

 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: