Home / BANGKA BELITUNG / Pownis City Tour Hebohkan Pangkalpinang
Dirut PT Timah (Persero) Tbk M Riza Pahlevi menyaksikan peluncuran dua mobil Pownis city tour di MTI Pangkalpinang, Selasa (24/1/2017). Foto: Stefan

Pownis City Tour Hebohkan Pangkalpinang

Dukung Pariwisata, PT Timah (Persero) Tbk Hadirkan Kendaraan Tempo Dulu

PANGKALPINANG, LASPELA– Direktur Utama PT Timah Tbk, M Riza Pahlevi menandaskan pertambangan dan pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung sejatinya bisa seiring sejalan. Pertambangan dan pariwisata juga dua sektor yang tidak harus dipertentangkan.

“Sejarah Bangka Belitung tidak bisa dilepaskan dari pertambangan timah. Pertambangan timah senantiasa mengiringi kehidpan masyarakat Bangka Belitung. Perhatian PT Timah Tbk terhadap sektor pariwisata merupakan semangat timah untuk menggairahkan kehidupan pariwisata Bangka dan Babel pada umumnya,” kata Riza Pahlevi sebelum naik Bus Pownis mengelilingi Kota Pangkalpinang usai peluncuran dua Pownis untuk city tour, Selasa (24/1-2017).

Dua Pownis yang bergerak dari Museum Timah mengelilingi Kota Pangkalpinang memang membuat heboh. Bus yang terbuat dari kayu itu menjadi ikon yang menarik perhatian masyarakat di antara mobil-mobil modern lainnya di sepanjang jalanan kota.

Sutrisno S. Tatetdagat selaku Sekretaris Perusahaan mengatakan, PT Timah (Persero) Tbk  terus berupaya mewujudkan sinergi dan manfaat kepada daerah Bangka Belitung. Bentuk manfaat yang dipersembahkan PT Timah saat ini inline dengan kompetensi PT Timah berupa aset-aset gedung yang mempunyai nilai heritage yang dimanfaatkan menjadi Museum Timah Indonesia (MTI) Pangkalpinang dan Museum Timah Indonesia di Muntok.

Kehadiran museum Timah, disebutnya, sangat mendukung pariwisata Bangka Belitung. “Selama ini PT Timah mempunyai Museum Timah Indonesia, yang merupakan satu-satunya tempat wisata Bangka Belitung yang bisa menghibur dan mengedukasi para pengunjungnya,” kata Sutrisno

Pownis, kata Sutrisno, merupakan bagian dari legenda masyarakat Bangka Belitung yang bisa satu paket dengan Museum Timah Indonesia.  Dikatakan Sutrisno, “Awalnya kita memikirkan kalau museum ini sering dikunjungi wisatawan, harus ada sesuatu yang baru. Pownis kita pilih karena pernah menjadi idola di era tahun 1970-2000 dan sudah tidak begitu asing di telinga masyarakat Bangka,”tandasnya.

Bagi masyarakat di Pulau Bangka, Pownis merupakan singkatan dari Perusahaan Oto Warga Negara Indonesia Sungailiat sudah tidak asing lagi. Pownis merupakan alat transportasi bagi masyarakat Bangka. PT Timah ingin membangunkan memori kolektif masyarakat Bangka akan masa lalunya melalui alat transportasi Pownis.

Harapannya, pengunjung museum kembali terhibur dengan hadirnya Pownis di museum sebagai sarana mendukung program wisata di wilayah Bangka.

Sutrisno berharap, “Dengan adanya kendaraan ini, akan menarik wisatawan datang ke Pangkalpinang, dan tentunya wisatawan yang datang pun terhibur dan bisa meningkatkan jumlah pengunjung museum, lanjut Sutrisno.

Usai launching, dua kendaraan Pownis membawa rombongan tour ke 5 titik yakni Menara Air Minum di Bukit Baru, RSBT, Rumah Dinas Walikota (Residen), Rumah Kapiten Laynamsen (house of lay), dan Kerkoff.

Selain dihadiri jajaran direksi dan pejabat di lingkungan PT Timah (Persero) Tbk, tampak hadir mewakili Walikota, Fitriansyah,  Drs. Akhmad Alvian, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang serta sejumlah pejabat dari instansi terkait lainnya. (*/ags)

 

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: