Home / ADVERTORIAL / Terima Keris Pusaka dari Dalang Warsono Slank, Bukti Irwansyah Kedepankan Pluralitas 
Muhammad Irwansyah ketika menerima Keris Pusaka dari Dalang Warsono Slank, Sabtu (14/1/2017)

Terima Keris Pusaka dari Dalang Warsono Slank, Bukti Irwansyah Kedepankan Pluralitas 

PANGKALPINANG- Muhammad Irwansyah Walikota Pangkalpinang non aktif yang juga Calon Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyempatkan diri menghadiri acara HUT Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-44 tahun, di Alun-alun Taman Merdeka kota Pangkalpinang, Sabtu (14/1/2017) malam.

Saat itu, Irwansyah  menerima keris pusaka dari Dalang Warsono Slank. Kepada Irwansyah dan tamu undangan yang hadir, Dalang Warsono Slank menjelaskan, keris pusaka merupakan simbol seorang pemimpin.

“Ini budaya orang Jawa. Dan sebagaimana adat orang Jawa, setiap pemimpin harus memiliki sebuah pusaka agar pemimpin tersebut bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat yang dipimpinnya,” ujar Dalang Warsono Slank.

Dia juga mengungkapkan, jika seorang pemimpin yang memiliki keris pusaka maka masyarakat yang sedang ia pimpin akan sejahtera, “Keris pusaka merupakan lambang kemakmuran bagi masyarakat Jawa,” jelasnya lagi.

Dalang Warsono lantas berharap, ke depan di bawah kepemimpinan Irwansyah, Kota Pangkalpinang dan Babel pada umumnya akan lebih sejahtera dari saat ini.

“Semoga ke depan masyarakat kota Pangkalpinang dan Babel lebih sejahtera dari sekarang,” pungkasnya.

Irwansyah pun bersyukur atas kepercayaan masyarakat Jawa dengan memberikan penghargaan besar berupa keris pusaka kepadanya.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Jawa yang memberikan sebuah keris pusaka. Ini luar biasa,” ucap politisi yang akrap disapa Wawan ini.

Penganugerahan dari Dalang Warsono Slank dan kesediaan Wawan menerima Keris Pusaka menjadi bukti nyata betapa Wawan merupakan sosok pemimpin yang selalu mengedepankan pluralitas di tengah masyarakat Babel bahkan Indonesia selaku negara multi etnis dan agama, yang masih menghadapi persoalan intoleransi.

“Semoga ke depan masyarakat Pangkalpinang selalu bergandengan tangan dengan masyarakat Jawa dan etnis lainnya di Babel karena kota Pangkalpinang dan Babel mencintai kebhinnekaan di NKRI ini,” tegas Wawan. (adv/wwn)

About Stefanus Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: