Warga Tukak Sadai Apresiasi Layanan Kesehatan Puskesmas Tiram 

Puskesmas Tiram yang terletak di Kecamatan Tukak Sadai (foto: fb)

Puskesmas Tiram yang terletak di Kecamatan Tukak Sadai (foto: fb)

TUKAK SADAI, LASPELA- Membaiknya kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Tiram saat ini diapresiasi masyarakat Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Masyarakat yang tadinya tidak bisa dirawat Inap serta melakukan persalinan di Puskesmas Tiram, kini telah bisa mendapatkan layanan tersebut selama 24 jam ditambah lagi dengan layanan si “Jago Merah” yang siap antar jemput pasien siaga 24 jam.

“Kami cukup senang karena kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tiram tidak hanya dirasakan masyarakat di Kecamatan Tukak Sadai saja, tapi juga masyarakat dari pulau-pulau sekitar,” ujar Ibunda Nabil Alamsyah Balita asal pulau panjang, yang sedang dirawat inap di Puskesmas Tiram akibat penyakit diare.

Baca Juga  Sukses Gelar MBKM Expo 2021, Rektor UBB Ibrahim: Kita Siap Hadapi Tantangan Era Globalisasi

Hal senada juga diungkapkan Hasni, warga Desa Tukak saat mengantarkan orang tuannya berobat ke Puskesmas Tiram, Kamis (5/1/2017). “Puskesmas Tiram dulu hanya melayani sampai pukul 13.00 WIB tapi sekarang sudah 24 jam. Ini capaian yang luar biasa,” ujarnya tersenyum.

Kepala Desa Tukak, Samsudin juga menyampaikan apresiasi positifnya terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tiram. Menurutnya, layanan kesehatan di puskesmas tersebut saat ini sudah jauh lebih baik.

Ia juga mengatakan, sebelumnya jika masyarakat hendak dirawat inap harus dibawa langsung ke RSUD Basel sehingga meyulitkan masyarakat apalagi masyarakat yang dari pulau-pulau kecil.

Baca Juga  Gubernur Audiensi Bersama Mensos Risma, Ungkap Kesiapan Babel Tuan Rumah HKSN 2021

“Memang benar, layanan kesehatan di Puskesmas Tiram sekarang sudah berbeda jauh dari sebelumnya. Layanan kesehatan seperti inilah yang diharapkan masyarakat. Sebelumnya jika masyarakat hendak dirawat inap harus dibawa langsung ke RSUD Basel sehingga meyulitkan masyarakat apalagi masyarakat yang dari pulau-pulau kecil, kasian pak,” katanya kepada LASPELA.

Sudah saatnya pusat layanan kesehatan sejatinya berbenah diri. Karena menyangkut nyawa masyarakat apalagi keluhan masyarakat terhadap buruknya layanan kesehatan di Bangka Selatan sudah begitu banyak.

Penulis: Wiwin Suseno
Editor  : Stefan H. Lopis

Share :

Baca Juga

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Megawati Minta Kader Gotong Royong Menangkan Rustam-Irwansyah

KABUPATEN BANGKA BARAT

Pengadilan Agama Muntok Deklarasikan Zona WBK-WBBM

KABUPATEN BANGKA

ESI Kabupaten Bangka Siap Kenalkan Olahraga Elektronik Ke Masyarakat

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Masuknya Mc Donald dan Pizza Hut Jadi Indikator Sebuah Daerah Maju

KABUPATEN BELITUNG

Geopark Information Center Belitung Mendapat Dukungan Langsung Dari Kemenpar RI

HUKUM

Kesal Tak Diladeni Berkelahi, Sahrial Tusuk Candra

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Peringati Hari Kartini, Sekda Minta ASN Wanita Kenakan Kebaya

ANTARA News

2018 Dana Desa Dialokasikan Rp1,4 Miliar Tiap Desa 
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: