Home / CNNINDONESIA.COM / HEADLINE / NASIONAL / NEWS / OLAHRAGA

Kamis, 8 Desember 2016 - 04:25 WIB

Lambungkan Frasa ‘Serangan Tujuh Hari Tujuh Malam’ Begini Tanggapan Bung Ahay 

Timnas Indonesia berhasil lolos ke final Piala AFF 2016 setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Vietnam pada leg kedua semifinal di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12/2016). Indonesia melaju dengan kemenangan agregat 4-3. (Foto: Antara)

Timnas Indonesia berhasil lolos ke final Piala AFF 2016 setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Vietnam pada leg kedua semifinal di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12/2016). Indonesia melaju dengan kemenangan agregat 4-3. (Foto: Antara)

JAKARTA, LASPELA- Pengamat dan komentator sepak bola, Hadi Gunawan, kembali membuat komentar yang menarik perhatian pendukung Indonesia dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2016.

Setelah mempopulerkan istilah ‘Suami Muda’ untuk menyebut gelandang Filipina James Younghusband, Hadi yang akrab dipanggil Bung Ahay tersebut kini melambungkan frasa ‘Serangan Tujuh Hari Tujuh Malam‘ ketika mengomentari pertandingan Vietnam versus Indonesia.

Indonesia menang agregat 4-3 atas Vietnam dalam pertandingan yang berlangsung di My Dinh National Stadium, Rabu (7/12) malam.

Pertandingan yang berlangsung selama 2 jam tersebut berlangsung penuh tekanan untuk tim Indonesia. Penguasaan bola Vietnam tercatat 55 persen, sedangkan Indonesia hanya 45 persen. Di babak pertama, gempuran Vietnam bahkan membuat Indonesia sering terkurung di lini pertahanan sendiri.

Sepanjang 45 menit pertama, Indonesia bahkan hanya menciptakan satu peluang lewat kaki Boaz Solossa.

Kondisi itu pun membuat Hadi menyebut Indonesia mendapatkan serangan selama ‘Tujuh hari Tujuh malam’. Maksudnya, serangan yang tidak kunjung berhenti.

“Itu spontan saja. Sebagai komentaror harus bisa gambarkan suasana pertandingan, dan ya harus pakai istilah-istilah yang seperti itu. Istilah-istilah yang ada di kehidupan sehari-hari supaya benar-benar bisa kasih suasana pertandingan yang ada,” kata Hadi saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.

“Orang anggap lebay  (berlebihan), tapi itulah gambaran yang ada di pertandingan,” katanya menambahkan.

Frasa ‘tujuh hari tujuh malam’ sendiri memang akrab di telinga masyarakat Indonesia terkait kearifan lokal. Misalnya saja tradisi menggelar pesta tujuh hari tujuh malam.

Luapan kegembiraan penggawan Timnas Indonesia usai memastikan diri lolos ke final piala AFF 2016

Luapan kegembiraan penggawan Timnas Indonesia usai memastikan diri lolos ke final piala AFF 2016

Saat membawakan pertandingan, Hadi sendiri terdengar amat lancar dalam melafalkan nama-nama pemain Vietnam yang cukup sukar disebutkan masyarkat Indonesia.

Hadi mengaku sudah cukup hafal nama-nama pemain Vietnam.

“Yang seperti itu disiapkan data-datanya saja dengan baik. Tapi memang menghafalnya itu ‘gila’. Harus belajar dulu. Masak menyebut pemain Eropa lancar tapi Asia tidak? Harus sama-sama bisa,” ucap Hadi.

Walau Indonesia bermain dalam tekanan sepanjang pertandingan, Hadi tetap menilai tim Merah Putih bermain dengan luar biasa. “Keren, perjuangan Indonesia bermain dalam tekanan dan akhirnya menang itu perlu diapresiasi,” ucapnya melanjutkan.

Lebih lanjut, Hadi menilai masih banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama penyampaian komunikasi dan koordinasi dari lini belakang ke lini depan.

“Kemudian, stamina Indonesia masih kalah dari Vietnam maupun Thailand. Begitu juga kekuatan badan. Kalau Le Cong Vinh (kapten Vietnam) menyebut permainan Indonesia biasa saja ya memang benar.

“Jadi Indonesia bermainlah dengan final di partai final nanti, gambarkan semangat sepak bola yang belum mati. Dan yang penting tidak bikin malu negara sendiri,” ujar Hadi.

Di partai final Indoneaia akan berhadapan dengan antara Thailand atau Myanmar yang akan bertanding leg kedua di Rajamangala National Stadium. Di leg pertama, Thailand menang 2-0.

Sumber: CNNI

 

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Percepat Laju Ekonomi Babel, Kadin Babel Dorong Sektor Tambang dan Pariwisata Digenjot

BANGKA BELITUNG

Delapan Kursi Jabatan Strategis di Pemkab Basel Masih Dihuni Plt dan Plh

BANGKA BELITUNG

Pengcab ISSI Se-Babel Segera Terbentuk

BANGKA BELITUNG

DPC Hanura Basel Minta Bawaslu Serius Ungkap Pelaku Perusakan Atribut Partai

ANTARA News

Menkeu: Ekonomi Indonesia Masih Stabil

BANGKA BELITUNG

Upaya Tangani Covid-19, RSBT Tambah Ruang Isolasi

BANGKA BELITUNG

Setelah 34 Tahun, Alumni SMA Taman Siswa Temu Kangen

BANGKA BELITUNG

Siapa Bisa Bantu Bang Molen? iPhone 12 Menanti
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: