Home / BISNIS / Detik / EKO-BISNIS / HEADLINE / NASIONAL / NEWS

Kamis, 8 Desember 2016 - 09:42 WIB

Konsep Makerting ”Gila”, Pertamina Raih MOTY 2016

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang saat menerima penghargaan Marketeers of The Year 2016 (MOTY 2016). (foto: detikom)

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang saat menerima penghargaan Marketeers of The Year 2016 (MOTY 2016). (foto: detikom)

JAKARTA, LASPELA- Pertamina dianugerahi penghargaan Marketeers of The Year 2016 (MOTY 2016) dengan kategori melakukan penjualan kepada masyarakat secara langsung lewat produk downstream non subsidi.

Acara tersebut dihadiri langsung Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan beberapa penerima penghargaan lainnya.

Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang mengaku dalam menjalankan kategori downstream punya andalan konsep marketing ide ‘gila’. Apalagi, menurutnya, selama ini dalam bisnisnya, Pertamina mengutamakan keadilan sosial dalam menjalankannya.

“Konsep marketing baru yang kita coba kembangkan marketing ‘gila’. Marketing gila kami yakin ‘gila’ posisi paling tinggi di atas kreatif,” kata Bambang dalam acara Markplus Conference di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2016).

Ahmad menambahkan, perseroannya mengambil langkah ekonomis dengan memisahkan produk subsidi serta non subsidi. Dengan keluarnya, produk Pertalite, Pertamina Dex, dan Elpiji Pink 5,5 kilogram (kg). “Subsidi makin besar karena volume naik terus waktu itu,” katanya menambahkan.

Pertamina kemudian melakukan beberapa strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan produknya. Salah satunya dengan membatasi pembelian BBM subsidi.

“Kita meluncurkan 3 strategi utama, pertama mengubah transformasi culture Pertamina dan marketing. Begitu bicara marketing pelayanan kuota dan beli banyak nggak boleh,” kata Bambang.

Tidak berhenti sampai di situ, Pertamina juga mendapatkan tugas untuk menerapkan kebijakan BBM satu harga di seluruh Indonesia. Sehingga seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan keadilan dalam menikmati BBM di negerinya sendiri.

“Inovasi ketiga keadilan sosial dengan kebijakan satu harga nasional. Saya hanya pelaksana saja atas nama Pertamina,” tutup Bambang.

Sumber: detikom

 

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Dokter Bahrun Imbau Ibu Hamil Untuk Konsultasi ke Bidan Via Telepon

BANGKA BELITUNG

Riki alias Yek Jadikan Rumahnya Tempat Transaksi Narkoba

BANGKA BELITUNG

Dikeluhkan Nelayan, 2019 SPDN Sadai Perbaiki Tata Kelola Penyaluran BBM Bersubsidi

BANGKA BELITUNG

Bosen yang Itu-Itu Aja? Nih, Ada Telaga Emas, Wisata Baru di Sungailiat

BANGKA BELITUNG

Sekarang Sunat Lebih Gampang Dan Aman Di Alfatih Sunat Center

BANGKA BELITUNG

Dinas Lingkungan Hidup Kerahkan 50 Petugas Kebersihan

BANGKA BELITUNG

Dinas Pendidikan Babel Masih Menyusun Pergub PPDB Tahun Ajaran 2018-2019

BANGKA BELITUNG

Ketupat, Makanan Idola Saat Lebaran
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: