Home / EDU-BUDAYA / HEADLINE / HUKUM / KOMPAS.COM / NASIONAL / NEWS

Rabu, 19 Oktober 2016 - 07:17 WIB

Jokowi: Pemberantasan Pungli Wujud Revolusi Mental

Joko Widodo (foto: Biro Pers)

Joko Widodo (foto: Biro Pers)

JAKARTA, LASPELA– Presiden Joko Widodo menegaskan, pemberantasan pungutan liar (pungli) juga merupakan salah satu tindakan nyata dalam mewujudkan revolusi mental. Jokowi mengaku tidak senang jika revolusi mental hanya berbentuk jargon, spanduk atau omongan belaka.

“Kita tidak senanglah dengan jargon-jargon, ngomongnya terlalu banyak. Kita ini ingin membangun sebuah nilai melalui operasi pemberantasan pungli ini,” ujar Jokowi, Senin (17/10) malam.

Dengan tindakan nyata pemberantasan pungli, Jokowi yakin masyarakat, terutama aparat pemerintahan yang selama ini menjadi pelaku pungli, akan berubah.

Baca Juga  Gubernur Audiensi Bersama Mensos Risma, Ungkap Kesiapan Babel Tuan Rumah HKSN 2021

Selain itu, revolusi mental juga akan didorong melalui program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni ‘full day school’.

“Saya sudah perintahkan Mendikbud memulai pembangunan karakter anak-anak kita dari sekolah dasar sehingga muncul nanti full day school,” ujar Jokowi.

Program itu direncanakan diterapkan di sekitar 500 sekolah di Indonesia. Program itu bukanlah mata pelajaran yang pada umumnya diajarkan di sekolah.

Jokowi mengatakan, dalam program itu, tenaga pendidik akan menitikberatkan soal pengembangan karakter Indonesia pada anak-anak. “Titik beratnya lebih banyak ke pembangunan etika, pembangunan karakter, sopan santun, budi pekerti, integritas, kejujuran,” ujar Jokowi.

Baca Juga  Gubernur Apresiasi Isyarat Coffee Beri Pendidikan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Melalui program itu, Jokowi berharap akan tumbuh anak Indonesia yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia dan berkepribadian baik. Mengingat, Indonesia telah masuk ke era kompetisi global.

“Tanpa kekuatan SDM dalam rangka berkompetisi dengan negara lain, ya kita akan ditinggal. Infrastruktur penting, iya. Tapi SDM, membangun manusia, itu lebih penting,” ujar Jokowi.

Kompas.com

 

Share :

Baca Juga

KABUPATEN BANGKA

STQ ke XI Tingkat Kabupaten Bangka 2019 Akan Terpusat di Masjid Agung

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Dilantiknya PB ESI Babel Diharapkan Bisa Menjaring dan Membina Para Atlet Esports di Daerah

Kumpulan Berita Bangka Belitung

Gubernur Hadiri Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Alumni Nurul Muhibbin Kalsel

KABUPATEN BELITUNG TIMUR

Inspektorat Bantah Pemkab Beltim Lamban Lakukan Pergeseran Anggaran

HUKUM

Y-W, PPK Mamin Setda Ta 2017 Ditetapkan Tersangka Kasus Tipikor Mamin

EKO-BISNIS

Pembenahan Pertimahan di Babel Bukan Sekedar Wacana

KABUPATEN BANGKA

CN Institute: Mendikbud Keliru Memaknai Gotong Royong Inovasi Pendidikan

KABUPATEN BANGKA TENGAH

Perjuangan PS Bateng U 15 Terhenti di Delapan Besar, Meidiyanto Mengaku Bangga
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: