DONE

Home / INTERNASIONAL / NASIONAL / NEWS / OLAHRAGA

Rabu, 17 Agustus 2016 - 17:55 WIB

Membanggakan, Tantowi-Liliyana Persembahkan Emas untuk Indonesia

Olimpiade Rio De Janeiro 2016

RIO DE JANEIRO, LASPELA—Medali emas yang ditunggu-tunggu ratusan juta rakyat Indonesia di Olimpiade Rio De Janeiro Brasil 2016, akhirnya datang juga. Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil memenangi medali emas usai membungkam ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, di partai final yang berlangsung di Riocentro, Rio De Janeiro, Brasil, Rabu (17/8) lalu.

Kemenangan tersebut sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia di hari peringatan kemerdekaannya yang ke-71 tahun.

Owi/Butet–nama panggillan Tontowi/Liliyana–mengalahkan Chan Peng/Goh Liu 21-14 21-12. Owi/Butet yang merupakan unggulan ketiga dalam ajang Olimpiade ini tak memberikan napas panjang bagi Chan Peng/Goh Liu lewat tekanan yang bertubi-tubi. Smash Owi, dan pengembalian yang sempurna dari Butet dalam bertahan berhasil membuat keduanya menang 21-14.

Game pertama itu pun berakhir setelah 20 menit sejak servis pertama dilakukan Liliyana.

k2Pada game kedua, Owi/Butet mampu unggul sejak awal. Namun Chan Peng/Goh Liu tak mau menyerah begitu saja, dan bermaksud merebut game. Pasangan Malaysia ini mencoba tak terdikte pola permainan Owi/Butet dan memperlambat tempor permainan.

Dikutip dari situs resmi Olimpiade 2016, reli yang terjadi pada game kedua ini lebih banyak dibandingkan pada game pertama.

Hasilnya terlihat karena Chan Peng/Goh Liu mampu menempel ketat poin dengan Owi/Butet. Sayang perjuangan poin mereka hanya terhenti di poin ke-12, sebaliknya Owi begitu bersemangat untuk menekan lewat pukulan-pukulan smash-nya.

Owi/Butet pun menutup game kedua dalam tempo 23 menit dengan kemenangan bersejarah bagi Indonesia.

Kemenangan luar biasa Tantowi-Liliana pun mengembalikan tradisi emas olimpiade yang pernah dirail para atlet Indonesia terdahulu seperti Susy Susanti dan Alan Budi Kusuma (1992), Ricky Subagdja/Rexy Mainaky (1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (2000), Taufik Hidayat (2000), dan Hendra Setiawan/Markis Kido (2008). (bbs/stf)

Share :

Baca Juga

KABUPATEN BANGKA

Pameran Virtual Pertama UMKM Babel Raih Rekor MURI

NEWS

Mohamed Salah, Bintang Liverpool yang Rendah Hati

KABUPATEN BELITUNG

Belum Masuki Bulan Agustus Penjual Bendera Sudah Ramaikan Jalan Tanjungpandan

HEADLINE

Gubernur Dorong SDM Babel Unggul dan Berdaya Saing Global

Kumpulan Berita Bangka Belitung

PLN Angkat Gibran Bangkit Jadi Putra PLN

KABUPATEN BANGKA

Genjot PAD, Pemkab Bangka Maksimalkan Pungutan Pajak

EDU-BUDAYA

Peringati HUT ke 9 Partai NasDem, Garda Muda NasDem Basel Gelar Bersih-bersih Lingkungan

KABUPATEN BANGKA SELATAN

KNPI Basel Tunggu Keputusan DPD KNPI Babel Untuk Gelar Musda Periode 2019-2022
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: