Home / BANGKA BELITUNG / Dua Jalur Ampuh Urai Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Kalian
Antrian dua jalur di depan pintu masuk ke Dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok (foto roni)

Dua Jalur Ampuh Urai Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Kalian

Tampak kesejukan dari raut muka pengendara roda dua saat ngantri di bawah tenda (foto roni)

Tampak kesejukan dari raut muka pengendara roda dua saat ngantri di bawah tenda (foto roni)

MUNTOK, LASPELA– Urai kemacetan yang di sebabkan antrian kendaraan roda dua, empat dan enam, Pihak Kepolisian Resort (Polres) Bangka Barat (Babar) bersama PT.ASDP Bangka buat dua jalur antrian di depan pintu masuk dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok.

Kapolres Babar, AKBP Daniel victor tobing, S.IK mengatakan dua jalur di sebelah barat dan timur pintu masuk dermaga sengaja di lakukan, lantaran arus mudik dan balik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H (Hijiriah) cukup padat. Kepadatan di sebabkan, karena tahun ini Pemudik banyak membawa kendaraan roda empat milik pribadi.

“Fungsi dua jalur itu dibuat, yakni mengurai kemacetan saat mengantri masuk menuju dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok,”kata AKBP Daniel kepada LASPELA, Sabtu (09/07/2016).

Menurut Daniel, pengaturan dua jalur dilakukan pihaknya sejak H-7 hingga H+7 pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Keberadaan dua jalur tersebut cukup membantu tim terpadu dalam pelaksanaan Operasi Ramadhan dan Hari Raya (Ramadniya) tahun 2016 di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok.

“Kita semua tahu bahwa area Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok ini cukup sempit untuk menampung lima ratusan kendaraan roda empat dan enam. Makanya setiap sudut pelabuhan kita manfaatkan seefektif mungkin menjadi lapak antrian kendaraan roda empat dan enam, agar tidak timbul kemacetan hingga ke jalan raya di luar area Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok,”ungkapnya.

Selain menyiapkan jalur peguraian untuk kendaraann roda empat dan enam, Kata AKBP Daniel di pelabuhan ini pihaknya juga mendirikan beberapa unit tenda sebagai jalur antrian kendaraan roda dua.

“Biar ngak kepanasan dan kehujanan saat mengantri, maka kita dirikan itu tenda sepanjang 50 meter,”katanya.

AKBP Daniel berharap pelayanan yang diberikan pihaknya bersama PT.ASDP Bangka guna mempelancar arus mudik dan balik ini bermanfaat bagi masyarakat Babel, terutama pemudik yang menggunakan jasa kapal penyebrangan milik Pemerintah.

“Tahun-tahun selanjutnya inovasi baru akan kami berikan ke masyarakat sebagai bentuk pelayanan Polri bersama instansi terkait,”pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pemudik dan kini telah balik ke Babel, Riyan (42) mengaku terbantu adanya penguraian dua jalur di pintu masuk pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok.

“Dengan adanya penguraian dua jalur, semua kendaraan milik pemudik bisa masuk ke halaman Pelabuhan hingga menimbulkan rasa aman jika menunggu sampai besok pagi atau menginap di Pelabuhan. Lalu saat balik, kendaraan yang turun dari kapal bisa melaju dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,”ungkap Riyan seraya membayangkan jika antrian kendaraan tidak teratur.

“Otomatis macet,”tambah Riyan.
Riyan berharap penguraian seperti ini dilakukan setiap tahun, masyarakat merasa sangat terbantukan. (ron)
salah satu jalur sebelah timur antrian di depan pintu masuk ke Dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. (foto roni)

salah satu jalur sebelah timur antrian di depan pintu masuk ke Dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok. (foto roni)

About Yani Basaroni Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: