Home / EKO-BISNIS / “Brexit” Bagus untuk Indonesia

“Brexit” Bagus untuk Indonesia

JAKARTA, LASPELA — Referendum di Inggris pada 23 Juni 2016 memutuskan bahwa negara tersebut keluar dari Uni Eropa. Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan menyebutkan, keputusan “Brexit” yang diambil 52 persen pemilih di Inggris berdampak bagus bagi Indonesia.

Menurut Fauzi, Brexit secara otomatis menurunkan prospek kenaikan suku bunga Fed Fund Rate yang dilakukan bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve. Dengan demikian, The Fed menjadi sangat renggang untuk menaikkan suku bunga acuan.

“Kalau mereka menaikkan suku bunga, pasar finansial terutama Eropa akan lebih runyam. Jadi, makanya setelah Brexit, probabilitas akan kenaikan suku bunga Fed Fund Rate jauh semakin kecil untuk tahun ini,” ujar Fauzi di Jakarta, Kamis (7/7/2016).

Dengan adanya prospek suku bunga Fed Fund Rate tidak dinaikkan, otomatis aliran modal ke negara berkembang termasuk Indonesia akan lebih deras.

Ini bisa dilihat dari menguatnya nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Dengan adanya Brexit, rupiah menguat, IHSG menguat, ditambah dengan tax amnesty. Untuk sementara ini, dengan segala plus minusnya, Brexit itu bagus untuk emerging markets (negara berkembang),”ungkap Fauzi.

Beberapa saat setelah pengumuman hasil referendum di Inggris diumumkan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS langsung menguat seketika hingga di kisaran Rp 13.100 per dollar AS. IHSGpun langsung menghijau hingga sempat menyentuh level 5.000.

 

Sumber : Kompas

About Isromi LASPELA

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: