Home / BANGKA BELITUNG / Bazar Ramadhan Muntok Dipadati Warga
Pengunjung Bazar Ramdahan di Muntok

Bazar Ramadhan Muntok Dipadati Warga

MUNTOK, LASPELA–  Penuhi kebutuhan berbuka puasa di hari pertama melaksanakan ibadah puasa, ratusan warga kota Muntok Kabupaten Bangka Barat(Babar) padati Bazar Ramadhan yang terletak dilapangan bola voli tepatnya di depan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babar, Senin (06/06/2016) petang. Mereka yang mengunjungi Bazar tampak bersemangat memilih beragam makanan dan minuman.

Kendati padat, jalanan di seputar tenda Bazar tidak macet, aktifitas di jalan raya tampak lengang dan lancar. Sejumlah personil Satuan lalu lintas(Satlantas) dan Satuan Samapta Bhayangkara (Satsabhara) Kepolisian Resort(Polres) Babar tampak mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan.

Salah seorang pedagang makanan, Muhamad (47) mengaku setiap bulan Ramdhan, ia berjualan makanan dan minuman berbuka puasa di Bazar Ramadhan.
“Profesi saya pedagang, berkah di bulan Ramdahan tak luput dari kaisan rezeki kami para pedagang,”kata Muhamad kepada LASPELA.

Ia mengungkapkan Bazar Ramadhan setiap tahun berpindah-pindah, tergantung dari situasi dan kondisi di lapangan.
“meskipun setiap tahun kita pindah-pindah, setiap tahun pula pembelinya tidak pernah sepi,”ungkapnya.

Mengenai pendapatan, kata Muhamad setiap hari biasanya ia bisa memperoleh Laba bersih mencapai Rp.300 ribu hingga Rp.450 ribu/hari, tergantung jumlah pembeli. Untuk pembeli di Bazar Ramadhan mayoritas Pegawai Pemkab Babar, sebagian lagi pegawai perusahaan swasta dan masyarakat umum lainnya. Harga makanan ataupun minuman yang di jual terjangkau, semua kalangan masyarakatpun dapat menerimanya.
“Alhamdulillah, inilah berkah kami para pedagang di Bulan Ramadhan,”ungkapnya.

Untuk kunjungan teramai, menurut Muhammad biasa tujuh hari puasa pertama dan puasa di hari ke 15 hingga 22 menjelang Idul Fitri. Di hari-hari lainnya jumlah pengunjung relatif sepi, lantaran bosan dengan makanan ataupun minuman yang di jajahkan.
“kadang pembeli ini juga kepingin makan atau minum hasi buatan mereka sendiri, hal itu rumlah terjadi setiap bulan Ramdhan,”pungkasnya.

Bazar Sangat Membantu Masyarakat Berpuasa

Keberadaan bazar ramadhan mungkin sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat bumi Sejiran Setason. Masyarakat dari berbagai penjuru Kota Muntok pun datangi Bazar untuk membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa, atau sekedar pergi melihat-lihat keramaian sebelum berbuka puasa dengan kata istilah Ngabuburit.

Salah soarang pembeli, Yuli (24) mengaku terbantu dengan adanya Bazar Ramadhan. Ia yang megindam-idamkan makanan atau minuman saat berpuasa, bisa langsung terobati setelah membelinya di Bazar. Yuli sendiri merupakan pegawai swasta, saat ini masih belum berkeluarga alias sendirian di rumah kos sehingga jarang masak.

“kadang pas puasa kita membayangkan enaknya minum es cincau dan makan Serabi. Nah, kalau mau buat dalam jumlah sedikit pasti akan tanggung, namun karena ada bazar ramadhan maka kitapun bisa membeli secukupnya saja,”kata Yuli.

Selain membeli makanan ataupun minuman, momentum pergi ke Bazar Ramadhan ia manfaatkan sebagai waktu ngabuburit usai Sholat Ashar.
“Pulang kerja langsung sholat ashar, setelah itu ngabuburit sambil beli makanan berbuka puasa. Tak terasa beberapa lama kemudian berbuka puasa. Itulah rutinitas saat ini saya lakukan setiap hari,”cerita Yuli.

Yuli mendukung adanya Bazar Ramadhan di Kota Muntok. Setiap tahun kalau biasa, kata Yuli menu makanan ataupun minuman berbuka puasa lebih beragam, sehingga membuat semangat bagi pembelinya mengunjungi Bazar Ramadhan.

Pantuan LASPELA, Pedagang menjual makanan kuliner kahs bangka, mulai dari mie kuah ikan, lakso, bergo, pekempek ikan, pek empek udang, model ikan, tekwan ikan, Serabi manis, serabi asin dan beragam kue manis. Lalu minumannya, mulai dari es kelapa, es tebu, es teh, es dawet, es cincau, es campur, es doger dan beragam sirup maupun jus buah lainnya. (ron)

About Yani Basaroni Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: