Home / BANGKA BELITUNG / BI Edukasi Keuangan Kepelaku UMKM dan Guru Beltim
Penyerahan Cindera mata

BI Edukasi Keuangan Kepelaku UMKM dan Guru Beltim

foto bersama pemateri denngan peserta Edukasi keuangan

foto bersama pemateri denngan peserta Edukasi keuangan

MANGGAR, LASPELA— Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Edukasi Keuangan dan Inklusi Keuangan kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan guru SMA/SMK di gedung Auditorium Zahari Mz Pemkab Beltim, Manggar, Selasa (31/05/2016).

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Babel, Bayu Martanto mengatakan bahwa edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat memahami produk-produk keuangan serta resiko-resikonya termasuk juga bagaimana mengelola keuangan dengan baik.

Dengan demikian, Bayu mengharapkan masyarakat lebih bisa mengelola atau mengakes lembaga keuangan lebih baik dan besar kemungkinannya untuk menjadi lebih sejahtera dibandingkan dengan masyarakat yang belum mengakses lembaga keuangan.

“Lembaga keuangan itu sangat penting karena memiliki peran besar dalam percepatan pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Saat ini di Indonesia  baru 36 persen yang memiliki rekeningdengan lembaga keuangan dan hanya 13 persen saja yang juga sudah menggunakan jasa pembiayaan di lembaga keuangan formal. Sebetulnya angka ini masih kecil, namun melalui kegiatan ini kita berharap angka masyarakat yang mampu mengakses lembaga keuangan bisa terus meningkat dan makin lebih baik,“ kata Bayu panjang lebar.

Diakui Bayu, pada era kejayaan sektor tambang di Babel, masyarakat sudah bisa mengelola keuangan dengan baik dengan memberikan cadangan untuk modal usaha. Namun saat ini diperlukan edukasi keuangan yang lebih intens kepada masyarakat agar dapat lebih mengelola keuangan dengan baik.

Oleh karena itu, kata Bayu para pelaku UMKM harus mampu menyisihkan uangnya dari hasil usahanya dengan memanfaatkan lembaga keuangan yang ada. Dengan menyimpan kelebihan uang di lembaga keuangan, maka uang yang ada tersebut bisa di putar dan menghidupkan roda perekonomian masyarakat.

Disisi lain Bupati Beltim Yuslih Ihza melalui Asisten I Pemkab Beltim, Peris Nainggolan menyambut baik kegiatan edukasi keuangan bagi pelaku UMKM dan guru SMA/SMK karena hal ini sangat penting untukmeningkatkan pemahaman tentang lembaga keuangan dan produk keuangan sehingga masyarakat bisa mengetahui tantangan ke depan mengenai keuangan.

“Pemkab Beltim menyambut baik dilaksanakannya edukasi keuangan bagi pelaku UMKM dan guru-guru SMA/SMK sehingga nantinya diharapkan meningkatkan pemahaman tentang lembaga keuangan dan produk keuangan, selain memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik,” ujarnya. (Rel/ron)

 

About Yani Basaroni Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: