Home / BANGKA BELITUNG / Polres Babar Kejar Anto Hingga Kepelabuhan “Tikus” | BANGKA BELITUNG

Polres Babar Kejar Anto Hingga Kepelabuhan “Tikus” | BANGKA BELITUNG

Muntok, LASPELA – Paska kaburnya pemilik Senjata Api (Senpi) rakitan bernama Anto (31) asal Kota Palembang saat dilakukan penggerbekan beberapa hari yang lalu di Desa Tempilang. Polisi Resort (Polres) Bangka Barat (Barat) terus mengerahkan anggotanya untuk memburu Anto hingga ke pelabuhan “tikus”.

Kapolres Babar, AKBP Daniel Viktor Tobing, S.IK mengatakan, dugaan saat ini, pelaku masih berkeliaran di pulau Bangka. Pihaknyapun menghimbau bagi siapa saja yang melihat seseorang berjalan kaki di hutan-hutan, segera melapor ke Polisi.

“Kalau menyebrang ke Palembang tidak mungkin, karena memakan waktu lama. Hingga sekarang laporan yang kami terima dari anggota pengamanan titik Objek vital (Obvit) penyebrangan seperti Tanjung Kalian, tidak melihat keberadaan pelaku. Makanya, kami mensinyalir pelaku masih berkeliaran di Pulau Bangka,” ujar Kapolres kepada LASPELA, Senin(18/04/2016).

Selain pelabuhan yang resmi, Kapolres menegaskan pihak mereka juga telah melakukan patroli rutin secara terbuka hingga tertutup di pelabuhan “Tikus” atau pelabuhan tak resmi, yakni tempat singgahnya speed boat pengangkut penumpang dan barang dari Sumatera Selatan ke Bangka Barat.

“Pelabuhan tikus yang kami maksud antara lain berada di kundi, air penduyuh dan air putih,” ujarnya.

Upaya lain yang telah dilakukan Polres Babar untuk menangkap Pelaku. Kata Kapolres, beberapa hari yang lalu pihaknya telah mendatangi rumah keluarga Anto di salah satu kecamatan Kabupaten Babar. Namun Anto yang sempat mampir kerumah keluarganya langsung pergi lagi tanpa diketahui kemana?

“Kami mensinyalir Anto masih ada di daerah-daerah Tambang Inkonveksional (TI),” ungkapnya.

Analisa inipun telah ia sampaikan kepada beberapa Polres di Bangka Belitung, ciri-ciri pelakupun telah disebarkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera ditangkap, mengingat pelaku merupakan residivis rampok dan terbilang sadis karena polisipun nyaris terkena tembakan saat mau menangkapnya.

Kapolres menghimbau supaya masyarakat waspada dan jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

“Kurangi berpergian ke tempat sepi, kunci pintu dari dalam rumah apabila lingkungan sekitar tengah sepi dan jadilah polisi bagi diri sendiri,” pungkasnya (ron/naf)

 

 

About Yudhie Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: